Mukbang Viral 2026: Tren Makan Jumbo di Indonesia Makin Gila, Satu Creator Raup Rp 500 Juta dalam Sebulan dari Live Streaming

Jakarta, 5 Maret 2026 – Fenomena mukbang (broadcast makan) kembali menjadi sorotan di Indonesia. Di tengah bulan Ramadan yang sedang berlangsung, konten mukbang justru mengalami lonjakan penonton dan pendapatan yang luar biasa, terutama pada sesi buka puasa dan sahur.
SITUS TOTO RESMI 

Menurut data dari platform TikTok dan YouTube Indonesia (rilis internal 4 Maret 2026):

  • Penonton live mukbang naik +187% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
  • Total jam tayang mukbang di TikTok mencapai 1,4 miliar jam hanya dalam 4 hari pertama Ramadan.
  • Rata-rata gift (donasi virtual) per sesi live mencapai Rp 15–45 juta untuk creator tier atas.

Creator Top Raup Ratusan Juta dalam Sebulan

Salah satu yang paling viral adalah @MakanGedeBanget (akun TikTok dengan 8,7 juta followers). Creator asal Surabaya ini dikabarkan meraup pendapatan bersih sekitar Rp 500–620 juta hanya dari live mukbang selama Februari–awal Maret 2026. Sumber pendapatan utama:

  • Gift TikTok (Rose, Lion, Universe dll.) → ± Rp 380 juta
  • Sponsor makanan cepat saji & minuman kemasan → ± Rp 150 juta
  • Affiliate Shopee/Tokopedia (link belanja makanan di deskripsi) → ± Rp 70 juta

Konten andalannya: mukbang ayam geprek level 100 pedas, mie setan jumbo 10 kg, dan buka puasa dengan 50 porsi takjil berbeda dalam satu live 3–4 jam.

Kontroversi & Kritik Kesehatan

Meski booming, tren ini menuai kritik keras dari pakar gizi dan netizen:

  • dr. Zaidul Akbar (dalam podcast terbaru): “Mukbang jumbo di bulan puasa sangat tidak dianjurkan. Bisa memicu gangguan pencernaan, obesitas, dan diabetes tipe 2.”
  • Komunitas kesehatan di X ramai menggunakan tagar #MukbangBukanGayaHidupSehat dan #StopMukbangJumbo.
  • Beberapa rumah sakit melaporkan peningkatan pasien dengan keluhan maag akut dan refluks setelah menonton dan mencoba ikut tren mukbang pedas.

Respon Platform & Pemerintah

  • TikTok Indonesia mengeluarkan fitur baru “Peringatan Kesehatan” yang muncul otomatis pada live mukbang berdurasi >2 jam atau porsi >5 kg.
  • Kementerian Kesehatan melalui Instagram resmi mengimbau: “Nikmati buka puasa secukupnya. Jangan ikuti mukbang jumbo yang membahayakan kesehatan.”

Prediksi Tren ke Depan

Analis media sosial memprediksi mukbang akan tetap dominan hingga Lebaran, tapi mulai bergeser ke format “mukbang sehat” (makanan rendah kalori, tinggi serat, porsi wajar) karena tekanan netizen dan regulasi platform yang semakin ketat.

Apakah kamu termasuk penonton setia mukbang? Atau justru muak dengan tren ini? Share pendapatmu di kolom komentar!